Kamis, 06 Februari 2014

Mengenal Bisnis Waralaba

Waralaba diperkenalkan pertamakali pada tahun 1850-an oleh Isaac Singer, pembuat mesin jahit, ketika ingin meningkatkan distribusi penjualan mesin jahitnya[3]. Isaac Singer dikenal sebagai orang yang pertama kali yang Memperkenalkan waralaba di Amerika Serikat walaupun usahanya gagal. Terdapat sumber lain yang berbeda mengenai sejarah waralaba bahwa lembaga franchise, pertama kali di Amerika Serikat ketika perusahaan bir memberi lisensi kepada perusahaan-perusahaan kecil untuk mendistribusikan bir produksi pabrik yang bersangkutan serta distribusi atau penjualan mobil dan bensin.

Franchise pada saat itu dilakukan pada tingkat distributor. Peristiwa tersebut merupakan tonggak atau awal mula waralaba yang kemudian diikuti perkembangan selanjutnya dengan adanya perusahaan lain yang mengikuti atau menjalankan usahanya secara waralaba. Bisnis waralaba ini kemudian diikuti dan diaplikasikan ke dalam perusahaan yang dimiliki oleh John S. Pemberton, yang merupakan pendiri Coca-Cola. Namun, menurut sumber lain, yang mengikuti Singer kemudian bukanlah Coca-Cola melainkan sebuah industry otomotif America Industry ditahun 1898. Dalam menjalankan usahanya, Singer, General Motor dan Coca-Cola mengembangkan tipe waralaba product and trade name franchising.

Bisnis waralaba banyak diaplikasi dan di dominasi bisnis cepat saji. Hal ini dimulai dengan dibukanya restoran cepat saji A&W Root Beer pada tahun 1919 yang kemudian diikuti pada tahun 1935 oleh Howard Deering yang bekerjasama dengan Reginald Sprague untuk memonopoli usaha restoran modern. Gagasan meraka adalah membiarkan rekanan mereka untuk mandiri menggunakan nama yang sama, makanan, persediaan, logo dan bahkan membangun  desain sebagai pertukaran dengan suatu pembayaran.

Zaman franchise modern baru dimulai pada akhir tahun 1940-an dan awal tahun 1950-an. Hal ini terlihat dari berkembangnya Mc Donald’s (1955), Carvel Ice Cream (1945), Jhon Robert Power (1955), Kentucky Fried Chicken (1952). Sekitar tahun 1950-1n berkembang tipe baru waralaba bussines format franchising, yang tidak hanya menjual lisensi merk dagang/nama produk tetapi sekaligus konsep bisnisnya.

Tipe ini dipelopori oleh Mc Donald’s, Dairy Queen, Dunkin Donut dan Holiday Inn. Waralaba tidak hanya berkembang di Amerika Serikat tetapi juga berkembang di Negara-negara lain, seperti halnya di Inggris, berkembangnya waralaba dirinits oleh J. Lyons melalui usahanya Wimpy and Golden Egg, pada tahun 1960-an. Sejak tahun 1972 sampai dengan tahun 1988, usaha franchise mengalami peningkatan yang sangat besar di Amerika Serikat, hal ini tampak dari banyaknya usaha franchise yang berkembang di Negara tersebut. Jumlah unit usaha franchise yang berkembang di Amerika Serikat sebanyak 368.458 unit usaha, di Australia sebanyak 10.303 unit usaha, di Kanada sebanyak 45.000 unit usaha, Jepang sebanyak 102.397 unit usaha dan di Inggris sebanyak 16.600 unit usaha.
Selain itu masih ada pemain besar lainya seperti Pizza Hut.
thumbnail
Judul: Mengenal Bisnis Waralaba
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait :

1 komentar:

  1. terima kasih atas artikelnya, sangat sesuai dengan informasi yang saya butuhkan
    Bisnis tahun 2014

    BalasHapus

 
Template Seo Elite oleh Bamz